Persipa serius mempersiapkan kompetisi Liga 2. Selain mempersiapkan tim, Persipa juga fokus membenani manajemen.
"Keduanya harus berjalan. Karena Liga 2 merupakan kompetisi profesional, jadi kami harus lebih siap mengelola klub lebih baik lagi," ujar CEO Persipa Joni Kurnianto, Selasa (13/6).
Dia menyebut, pembenahan manajemen merupakan tuntutan kondisi. Itu bukan berarti terdapat persoalan, tetapi lebih pada memperkuat manajemen untuk menjawab tantangan yang semakin berat.
"Sekarang ada presiden (Persipa). Dibenahi semua, baik dari luar maupun dalam," katanya.
Di luar itu, pihak klub berjuluk Laskar Saridin aktif menjalin hubungan dengan klub Liga 2 lain. Itu lantaran ketentuan teknis berkait Liga 2 masih belum jelas.
Menurutnya, saat ini sudah ada draf penyelenggaraan Liga 2 dari PSSI. Namun, klub masih belum menangkap konsepnya secara jelas.
PERSIPA PATI BENAHI MANAJEMEN
"Kami sangat mengharapkan ada pertemuan owner-owner klub Liga 2, kemungkinan setelah pertandingan Indonesia versus Argentina. Setidaknya mendiskusikan pematangan sistem Liga 2 secara bersama-sama," jelasnya.
Sementara, mengenai persiapan tim, Joni mengungkapkan Persipa telah melakukannya sejak awal bulan ini. Penjaringan pemain muda lokal dilakukan melalui trial yang dipimpin Nazal Mustofa.
Setidaknya ada 20 pemain muda dari sejumlah akademi di bawah naungan klub Liga 1 serta 2 di Jawa Tengah dan sekitarnya yang dicoba. Performa mereka dipantau secara menyeluruh. Tidak sebatas aspek skill, tetapi juga attitude-nya.
JELANG BERGULIRNYA LIGA 2
Menurut Joni, Persipa memiliki program pengembangan pemain muda. Itu merupakan konsistensi program lanjutan Laskar Saridin sejak masih berkompetisi di Liga 3. Pihaknya juga mengundang sejumlah pemain lama. Namun, perlakuannya sama dengan pemain lainnya yang mengikuti trial.
ROSALINA D. WILLIAM
FOUNDER
Choices to take a holiday and travelling out inthis pandemic situation are limited. Why not take a stay action on quality.
Surveying the existing landscape of available developer tools and runtimes, we felt that
there is a gap. Enabling dynamic commerce requires close integration between server and
client, an optimized streaming and data fetch strategy, and a production platform that
operates at scale. These are hard technical problems that Shopify can help solve and this is
why we’ve been hard at work on the Hydrogen framework. It’s a React-based framework
optimized for commerce and specialized to be powered by Shopify APIs and infrastructure: The
future of commerce is dynamic and personalized.
Written by
ROSALINA D. WILLIAM
Getting fast initial render with streaming server-side
rendering, efficient
component-level updates and state transitions, while also setting up a
performant loading and bundling strategy.
03 COMMENT